Ini Cara Pegiat Media Sosial Populerkan Kabupaten Banyuwangi

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Para pegiat media sosial Instagram yang memiliki jumlah followers menakjubkan berhimpun dan berdiskusi tentang eksploitasi Kabupaten Banyuwangi. Mereka menyusun strategi untuk mempopulerkan Banyuwangi di kancah Nasional bahkan Internasional.

Di pelinggihan Dinas Kultur dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi (Disbudpar Banyuwangi) 29 pegiat mediagram dengan kapasitas 10 ribu hingga 155 ribu pengikut ini bertukar pendirian demi kemajuan kabupaten tercinta dalam Rabu (16/12/2020).

Tidak lain mereka adalah putra-putri daerah sendiri yang terlibat di Banyuwangi Sosial Media Network yang bekerjasama dengan Disbudpar dan Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi.

Ketua Banyuwangi Sosial Media Network, Yudhi Anjar Prakoso mengaku seluruh anggotanya jadi mengawal nama Kabupaten Banyuwangi secara branding di media sosial dengan sudah mumpuni milik semua anggotanya.

Anjar berpendapat potensi besar di Banyuwangi harus tetap ditingkatkan demi kemajuan daerah, maka sebagai putra-putri wilayah yang memiliki kekuatan dibidang proklamasi, pihaknya dirasa penting untuk mensuport program pemerintah.

“Ada pariwisata, ekonomi kreatif, perikanan, dan banyak lagi daya Banyuwangi. Dengan kerjasama bersama biro yang bersangkutan kami harap mampu saling bersinergi untuk mengangkat nama Kabupaten Banyuwangi, ” ungkap Anjar yang juga admin mediagram Isunbanyuwangi ini.

Sisi lain, Kepala Disbudpar Banyuwangi, M. Yanuarto Bramuda sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan seluruh anggota Banyuwangi Sosial Media Network itu. Sebab dalam gerakan dibalik adang-adang mereka terdapat tugas mulia yang harus dituntaskan.

Bramuda bersama pihaknya akan memberikan keleluasan bagi mereka buat mengekspos segala macam kegiatan dan tempat-tempat potensial yang ada dalam Banyuwangi. Hal ini sebagai wujud rasa terimakasihnya sebagai pejabat negeri yang merasa terbantu dengan keberadaan mereka.

“Setiap kegiatan kalian boleh sampai dan liputan disana, termasuk tempat-tempat wisata, nanti dibuatkan kartu khusus agar leluasa dan gratis menyelundup ke tempat wisata, ” ujarnya kepada seluruh anggota pegiat mediagram ini.

Bramuda berharap komitmen yang dibangun ini benar-benar dilaksanakan dengan cara dan saling menjaga kepercayaan bagi dua belah pihak demi bersama-sama membesarkan nama Kabupaten Banyuwangi di dalam sektor pariwisata, pertanian, dan ekonomi kreatif. (*)