Minimalisir Angka Golput, KPU Banyuwangi Gencar Sosialisasi ke Daerah Pelosok

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Untuk meningkatkan partisipasi asosiasi guna meminimalisir angka golput pada pesta demokrasi pemilihan Bupati & Wakil bupati pada Pilbup Banyuwangi 2020, KPU Banyuwangi gencar mensosialisasikan gerakan mencoblos serentak pada hari Rabu 9 Desember mendatang.

Sosialisasi saat ini, difokuskan KPU di sejumlah daerah pelosok pedesaan. Dimana menyasar TPS-TPS yang berdiri di wilayah terisolasi.

Kegiatan sosialisasi TPS dilakukan bersamaan secara pemantauan lokasi TPS terjauh & terpencil. Sosialisasi ini dilakukan KPU bersama jajaran badan adhoc PPK dan PPS.

“Kita gelar sosialisasi Pilbup 2020 di tempat terpencil. Kayangan ini berada di kaki Gunung Raung, masuk wilayah kecamatan Songgon, ” kata Komisioner KPU Banyuwangi, Dian Purnawan saat melangsungkan sosialisasi di Dusun Kayangan, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Kamis (19/11/2020).  

Taat Dian, sosialisasi ini merupakan cara yang dilakukan KPU agar partisipasi masyarakat dalam pemilihan tahun 2020 ini sesuai dengan target. Yakni sebesar 77, 5 persen peserta pemilih.

Selain itu, kegiatan ini serupa dimaksudkan untuk memetakan sebaran setiap TPS dan mengetahui medan ulama. Tujuannya, agar pendistribusian logistik keperluan dapat berjalan dengan lancar.

“Kampung di dusun Kayangan ini merupakan salah satu wilayah dengan akses jalan yang agak sulit dilalui kendaraan. Nanti kita cari solusi untuk pengangkatan logistik, ” kata Dian.

Selain sosialisasi di TPS, KPU juga telah melaksanakan sosialisasi dengan melakukan pancaran keliling. Masyarakat senantiasa diingatkan untuk datang ke TPS dan menyalurkan hak suaranya pada 9 Desember mendatang.

“Selain itu, Kami juga memiliki Relawan Demokrasi, yang bertujuan untuk menyasar di 10 segmen secara basis sasaran Keluarga, pemilih pemula, pemilih muda, disabilitas, berkebutuhan istimewa, kaum marjinal, basis internet, keagamaan, basis perempuan, dan  komunitas, ” cetus Dian.

KPU juga mengingatkan biar masyarakat tidak perlu cemas kepada resiko penularan Covid-19 saat mencoblos nanti. Ini karena, KPU sudah menyiapkan fasilitas pelindung diri bagi setiap calon pemilih yang datang ke TPS.

“KPU Banyuwangi sudah merancang skenario pencoblosan nanti. Dari adanya bilik khusus hingga fasilitasi pada setiap pemilih dengan sarung tangan. Petugas TPS pun juga kita fasilitasi dengan pelindung diri lengkap. Sehingga Pilbup Banyuwangi 2020 ini dilaksanakan dengan tertib protokol pencegahan, ” katanya. (*)